by Herlini Chandra
on 28 October 2011
*) Artikel ini adalah Tugas Bible Study FF1
1. Keselamatan
Pada mulanya, manusia adalah pendosa sejak pada zaman adam dan hawa. Akibat dari dosa ini adalah maut (hukuman kekal dalam neraka). Manusia persekutuan dengan Allah, Kehilangan Kemuliaan Allah (kualitas Allah), sehingga gambar dirinya rusak , hidup sia-sia tanpa tujuan dan telah menjadi hamba dosa.
Beberapa cara dan usaha yang manusia lakukan untuk memperoleh keselamatan tersebut. Contohnya:melalui perbuatan baik, agama, segala ilmu pengetahuan dsb. Namun itu tetap saja tidak akan bisa menyelamatkan mereka dari hukuman kekal.
Keselamatan diperoleh melalui darah Yesus ketika dia disalibkan untuk menebus dosa manusia. Ketika kita percaya dan mengakuiNya maka kita beroleh keselamatan. Keselamatan adalah anugrah yang diberikan Allah, itu adalah hadiag untuk manusia. Karena manusia tidak akan sanggup untuk membayarnya.
2. Pertobatan
Pertobatan adalah sebuah perubahan pikiran karena adanya faktor tertentu, kemudian mengambil keputusan dalam hati dan melkukannya secara nyata untuk berbalik 1800 kearah yang benar. Pertobatan mengalami 5 proses/fase , yaitu:
- Sadar
Sadar ini berbicara penyesalan akan keadaan yang telah terjadi. Biasanya dikarenakan pengalaman yang dilalui, KKR, Firman yang membuatnya tergerak. Namun tahap sadar hanya sekedar gejolak emosi pertama kali ketika mengetahui kalau sudah dalam keadaan dan dijalur yang salah. Namun ketika kita sadar itu adalah langkah awal yang baik, tapi pada area sadar ini kita masih belum berpindah, kita masi di zona yang lama yaitu kerajaan kegelapan.
- Keputusan
Keputusan merupakan langkah lanjut setelah sadar, untuk mau mengambil komitmen di dalam hati untuk meninggalkan kesalahan yang lama. Adanya pembulatan tekad dalam hati untuk menuntukan sikap yang mau diambil. Pada fase keputusan ini juga masi berada di zona yang lama yaitu kerajaan kegelapan, karena belum ada tindakan yang lebih lanjut.
- Melaksanakan keputusan
Langkah pertama atau tindakan konkert untuk melakasanakan keputusan yang telah ditekadkan. Pada fase ini masih dalam perjalnan menuju zona yang baru yaitu kerajaan terang. Masi di area abu” karena masi dalam proses berjalan menuju Kerajaan terang.
- Berbalik
Berbalik, ketika telah berada di zona baru yang tepat yaitu kerajaan terang. Adanya penyerahan diri kepada Tuhan. Yaitu penguasa kerajaan terang. Karena telah berpindah kerajaan.
- Pengakuan
Pengakuan kepada Bapa sebagai penguasa kerajaan terang. Pengakuan atas dosa – dosa, percaya bahwa pengampunan itu ada melalui darah Yesus ketika disalibkan. Pengakuan membuat kita lebih lega, hilangnya beban dosa yang pernah kita alami.
Pengakuan berdasarkan pengalaman yang saya alami, tidak hanya pengakuan dosa kepada Tuhan. Tapi ada kelegaan tersendiri ketika kita mengakui kesalahan kita kepada orang yang pernah kita sakiti dan meminta maaf, serta berbagi pengalaman pertobatan dengan orang lain.
Dari fase-fase atau prose pertobatan diatas, Pertobatan berbicara mengenai, perpindahan orientasi dari kerajaan kegelapan kepada keraan terang. Otomatis, perpindahan tuan dan hamba. Dari hamba dosa menjadi hamba kebenaran. Kalau dulu tuannya Iblis sekarang tuannya Tuhan.
Ketika telah berpindah tuan, maka Tuhan adalah segalanya, dia adalah penguasa tunggal dalam kehidupan kita “ Kurios”. Kehidupan kita berpusat pada Tuhan, hidup kita buat Tuhan. Ketika kita telah mengalami namanya kelahiran baru setelah fase pertobatan, maka secara otomatis yang harus kita lakukan adalah mengerjakan keinginan Bapa yaitu membuat semua manusia diselamatkan.
3. Jaminan keselamatan
Pertumbuhan dalam Tuhan akan berkembang dengan baik, jika kita memiliki kepastian tentang adanya keselamatan itu. Adakalanya manusia tidak memiliki keyakinan akan keselamatan. Ketidak yakinan itu dikarenakan manusia belum mengalami lahir baru, tidak sungguh-sungguh meninggalkan dosa, bergantung pada pikiran dan perasaan sendiri, serta ada juga yang karena serangan iblis.
Untuk membuat manusia yakin, sebenarnya keslamatan itu ada jaminanya. Jaminan keselamatan menurut firman adalah:
- Percaya Yesus pasti selamat
Dengan mulut dan iman kita percaya, maka kita pasti selamat. Meskipun kita belum dibaptis secara air maupun rohkudus. Ketika kita percaya, maka kita sudah lepas dari hukuman kekal dan yang pasti sudah berpindah dari kerjaan gelap ke kerajaan terang.
Namun situasi ini jangan disalah gunakan, kadang manusia ada yang beranggapan nanti saja ketika sakit maumati baru bilang percaya toh pada akhirnya juga selamat. Tuhan bisa melihat kesungguhan hati kita, ketika kita percaya.
- Kita adalah Anak Allah
Ketika terima Yesus. Kita berpindah kerajaan dan kita adalah anakNya. Status anak adalah status yang paling istimewa dari apapun. Karena anak gak mungkin ditinggalkan oleh Bapanya begitu saja. Status anak adalah so special… dan status ini kekal. Ketika suatu saat kita jatuh dalam dosa lagi, pasti hati kita terusik dan tidak akan bisa tinggal lama dalam dosa.
- Allah menjamin keselamatan melalui,
Bapa, yang memilih dan meanggil kita
Yesus, yang menjaga dan membangkitkan
Roh kudus, yang memateraikan kita, jaminan sampai hari penyelamatan
Keselamatan tidak hanya berbicara soal surga ataupun neraka. Keselamatan berbicara tentang pemerintahan Allah di bumi, so… setleah kita percaya kita juga harus mengerjakan perintah Tuhan untuk memastikan bahwa Kerajaan Allah di bumi bukan hanya di surga.
4. Menjadi Murid
Murid adalah ketika kita telah memutuskan untuk ikut Yesus, dan bersedia membayar harga lebih dari pada yang lain. Murid itu berbicara tentang gaya hidup kekristenan bukan pengikut. Gaya hidup itu lebih mengarah kepada komitemen yang lebih kepada Kristus, mau pikul salib bersama Kristus, melepaskan segala yang kita punya dari diri kita untuk focus dan menyerahkan kepadaNya (kurios).
Murid lebih aktif untuk menyebarkan inijil tentang keselamatan baik secara teori ataupun melalui kehidupnya, dia akan lebih mengasihi dari pada yang lain, lebih dekat dan peka akan suara Tuhan, rajin dalam pengajaran , disukai oleh banyak orang. Jadi murid melakukan segala seuatunya dengan hidupnya untuk kemuliaan Tuhan.
5. Baptisan Air
Baptisan air merupakan salh satu proses mengerjakan keselamatan. Baptisan air merupakan perintah atau ketetapan Allah yang ada di firman Tuhan. Yesuspun di baptisa air oleh Yohanes. Baptisan memang tidak mempengaruhi keselamatan, tapi dengan di baptis kit amengerjakan proses keselamatan.
Baptisan air memiliki makna: Ketika ditenggelamkan ke air menandakan bahwa kita become one dengan kematian kristus, sehingga semua manusia lama kita mati bersamaNya. Setelah mati, kemudian dikubur bersama kristus. Dosa yang lama dikubur dan dilupakan. Kemudian waktu diangkat dr air kita bangkit bersama Kristus, menjadi manusia baru hidup bagi Allah.
6. Baptisan Roh Kudus
Ketika kita sdh diselamatkan roh kudus sudah ada dalam dirikita. Roh kudus adalah materai kita bahwa kita telah diselamatkan (Jaminan Keselamatan). Namun, kita harus mengaktifkannya, supaya kita bisa mengenal rohkudus.
Bagaimana cara menerima baptisan roh kudus? Kita harus percaya bahwa kita menerimanya. Berserah kepada Tuhan bahwa Roh kudus yang ada dalam diri bisa menjadi berkat. Efek yang dilihat secara nyata dan verbal ketika mengucapkan bahasa roh.
Bahasa Roh merupakan bahsa roh yang berada di dalam diri kita yang hanya dimengerti oleh Tuhan. Ketika manusia jatuh dalam dosa roh nya mati, namun setelah menerima keselamatan roh Kudus ini hidup dan harus diaktifkan dengan kita percaya. Maka kita akan menerima bahsa roh. Keuntungan berbahsa Roh adalah, kemonikasi secara special dengan Tuhan yang hanya dimengerti oleh Tuhan, dan iblispun tidak tau.
Roh kudus selain memateraikan kita, Roh kudus bekerja untuk membuat kita berkuasa melakukan segala sesuatu dalam pekerjaan Tuhan, sehingga kita memiliki kemampuan yang tanpa kita sadari kita mampu melakukannya. Sehingga yang membuat kita mampu melakukan banyak hal dalam pekerjaan Tuhan ( karunia menyembuhakan, pengenalan roh, berkata hhikmat, mijizat”, dsb) adalah roh kudus. Dan hanya roh kudus saja yang bisa membuat orang lain dan diri kita mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan.
Tuhan mengutus kita untuk melakukan pekerjaanNYa untuk menyelamatkan umat manusia dan memberitakan tentang keselamatan. So, Tuhan gak mungkin tidak mempersenjatai kita dengan apapun. Kalu kita mau menjadi murid untuk menjalankan pekerjaaNya supaya bisa berkuasa, melalui Roh kudus. Karena kita sama sekali tidak mampu, kemampuan manusia terbatas. Hanya Roh Kudus yang memapukan kita melakuakan apa yang tidak bisa kita lakukan untuk kemuliaan Tuhan.
About UsCCContact UsHistoryHOMESermons
SMCC © 2010 By SMCC Website Team. This website is built for modern browsers and all times are in WIB