by Victor Julian Lipesik
on 01 August 2010
-- Sebuah Resensi dan Refleksi dari buku Success Through Character by Jakoep Ezra --
Ada 4 bab dalam buku ini yang masing-masing terbagi dalam 3 sub-bab yang membahas tentang berbagai karakter yang harus kita miliki dalam menyikapi kesuksesan. Mengapa "dalam menyikapi kesuksesan" dan bukan "dalam menggapai kesuksesan"? Karena kesuksesan berarti lebih kepada sikap hati dari pada usaha untuk menggapai. Artinya kesuksesan pasti akan tercapai, asal kita memiliki karakter yang benar.
Awal dari kesuksesan adalah adanya pemikiran yang baru. Artinya, tidak ada manusia yang terlahir dengan memiliki pola pikir yang sempurna. Dan dunia tempat kita tinggal menuntut kita untuk terus berubah, revolusi, evolusi. Dibutuhkan keterbukaan dalam diri kita untuk terus dapat jujur dalam menilai kekurangan kita. Karena kekurangan atau deviasi pola pikir itu akan menjadi "musuh dalam selimut". Karakter seperti benih yang tidak terlihat. Namun justru yang tidak terlihat itulah yang menopang apa yang terlihat. Sama seperti gunung es yang telah menenggelamkan kapal Titanik, justru apa yang ada di bawah permukaan laut lah yang merobek lambung kapal itu. Jadi bagaimana jika kita tidak memiliki karakter yang benar? Tentu hidup kita akan memiliki pondasi yang sangat buruk kualitasnya. Hanya ada satu cara untuk menumbuhkan benih itu, yaitu dengan melakukan tindakan pemeliharaan. Sama seperti tanaman, benih itu harus ditanam, disirami, dipupuk, dan dijaga dari ancaman tanaman pengganggu. Itulah mengapa kita harus memiliki learning attitude, yaitu sifat pembelajar, keinginan untuk terus belajar dan belajar. Konsep "kesalahan hari ini akan berbuah hal yang manis" perlu kita miliki, sehingga kita tidak enggan untuk menghadapi proses. Itulah dasar dari kesuksesan.
Untuk mencapai kesuksesan, langkah awalnya adalah dengan memiliki hidup yang bertujuan. Tujuan yang keliru atau tidak memiliki tujuan akan membuat sebuah ciptaan tidak bisa meraih kesuksesan, karena kesuksesan akan selalu diukur dari kemampuan untuk meraih goal atau tujuan kita. Dan, hal yang tidak kalah pentingnya adalah determinasi. Determinasi berarti kerja keras, pantang menyerah, dan akan melakukan apapun untuk dapat meraih apa yang ia mau. Selain itu, terus mengevaluasi diri kita secara netral, karena akan banyak tahap dalam hidup kita di mana kita akan merasa benar dengan setiap apa yang kita lakukan. Ada 8 bidang kesuksesan dalam hidup, kepribadian yang utuh, keluarga, karier, keuangan, kesehatan, kerohanian, komunitas sosial dan kemampuan pembelajaran. Hanya berhasil meraih 1 bidang saja bukanlah kesuksesan yang utuh. Memiliki karakter yang benar akan membuat kita mampu untuk mengatasi kesulitan hidup. Daya tahan, kreatifitas, dan harapan, mengetahui gambaran besar, memandang kesulitan sebagai tantangan dan bukan halangan, mengenal titik kritis pribadi kita, dan bergabung dengan komunitas yang membangun akan membantu kita menghadapi krisis.
Ada beberapa penghalang kesuksesan. Kepercayaan yang salah berasal dari nilai-nilai yang salah, lingkungan yang tidak tepat, dan pikiran yang dibutakan. Emosi pribadi yang salah tempat akan merusak kehidupan kita. Ketidak konsistenan yang bersifat fatal. Tidak konsisten sama dengan tidak bertanggung jawab, gagal dalam komitmen, tidak fokus, tidak disiplin, dan tidak tekun. Hanya ada satu cara untuk mengatasi penghalang kesuksesan ini, yaitu, penguasaan diri dan membangun kedisiplinan. Untuk itu, ada beberapa hal yang harus kita aplikasikan. Selalu memiliki hati yang hancur. Hati yang hancur berarti tidak lagi memakai pertahanan apapun untuk membenarkan diri, namun siap untuk berubah. Memiliki tanggung jawab yang akan memberikan motivasi yang kuat, membangkitkan semua potensi, menghasilkan ketabahan dan ketekunan, yang juga berarti berhenti menyalahkan keadaan, membuang semua alasan yang tidak berguna, dan belajar membenahi jika ada kesalahan yang dilakukan. Mengembangkan sikap mencintai damai, bukan berarti menghindari konflik, tapi mengusahakan sebaik mungkin adanya perdamaian. Karena hanya dengan perdamaianlah kesuksesan dapat tercapai, dalam perdamaian, Tuhan memberkati kita. Damai bukan hanya berbicara untuk hubungan antar manusia, tapi juga tiap orang harus berdamai dengan dirinya sendiri.
Akhirnya, kesuksesan bukanlah sesuatu yang mudah dicapai, tapi proses seumur hidup, dan lebih cocok dikatakan sebagai "perjalanan". Terlepas dari semua teori yang ada, kunci dari perjalanan menuju kesuksesan adalah perubahan. Tidak peduli berapa banyak kesalahan yang kita buat, atau malah cuma sedikit, hanya perubahanlah yang akan membawa kita pada kesuksesan, karena perubahan berarti langkah, 1 perubahan berarti 1 langkah menuju kesuseksan!!! :D
About UsCCContact UsHistoryHOMESermons
SMCC © 2010 By SMCC Website Team. This website is built for modern browsers and all times are in WIB