SMCC

We Believe A Generation Will Be Raised To Bless Cities

Apakah Benar, jika seorang pemimpin membutuhkan rekan?

by Anton Darmawan
on 23 July 2010

Suatu ketika dalam sebuah pelayanan, saya mengalami konflik yang cukup berat dengan orang-orang dalam sebuah tim. Konflik ini tidak pernah saya rasakan sebelumnya. Sampai suatu saat, saya masuk dalam suatu pelayanan dimana mayoritas anggota didalamnya terdiri dari personil yang cukup vokal dan dominan, dimana rata-rata mereka mempunyai kemampuan untuk memimpin orang lain (sayapun adalah orang yang mempunyai temperamen kolerik). Dan mulailah pengalaman baru ini saya alami.
Hampir setiap kali mengadakan pertemuan, perselisihan pendapat pasti terjadi. Setiap kali akan memulai suatu pelayanan, semua ingin mengatur dan semua ingin didengar. Hal ini terjadi terus menerus, sampai suatu titik saya mulai jenuh, jengkel dan akhirnya keluar sebuah perkataan dari mulut saya : “Saya + Yesus lebih dari cukup”.
Hampir satu bulan saya menghidupi prinsip ini dan hari-hari itu, saya berpikir bahwa prinsip ini sangat rohani… Sampai suatu saat, pada waktu malam hari, waktu saya saat teduh, merenungkan kisah Yesus berdoa di Taman Getsemani (dalam Mat 26:36-46), tiba-tiba ada suara berkata dalam hati saya : “Yesus saja membutuhkan rekan (dimana waktu Yesus berdoa, Dia mengajak Petrus, Yohanes, Yakobus untuk berdoa bersama-sama), apalagi kamu”. Dan suara itulah yang membuat saya sadar, jika saya mengatakan tidak membutuhkan rekan dalam hidup ini, maka saya adalah orang yang SOMBONG….Mulai saat itu saya bertobat dan sebuah prinsip baru muncul dalam hati saya :
SAMPAI KAPANPUN DALAM HIDUP INI, SAYA TETAP MEMBUTUHKAN REKAN + YESUS”
Kenapa Tuhan menginginkan kita mempunyai rekan? Ternyata ada berkat luar biasa dari sebuah kerjasama/kesepakatan :
Ul 32:30
Bagaimana mungkin satu orang dapat mengejar seribu orang, dan dua orang dapat membuat lari sepuluh ribu orang, kalau tidak gunung batu mereka telah menjual mereka, dan Tuhan telah menyerahkan mereka”

Berkat dari sisi kuantitas :
Bagaimana mungkin satu orang dapat mengejar seribu orang, dan dua orang dapat membuat lari sepuluh ribu orang ….”
Firman Tuhan menulis : 1 orang dapat “mengalahkan” 1000 orang dan 2 orang dapat “mengalahkan” 10000 orang, bukan tertulis 1 orang “mengalahkan” 1000 orang dan 2 orang “mengalahkan” 2000 orang.
Berarti jika kita mempunyai rekan dan kesatuan tercipta, akan ADA PELIPATGANDAAN HASIL
Contoh :
1. Untuk acara sebuah KKR, suatu ruangan yang biasanya memakai karpet untuk alas duduk harus diganti dengan kursi, misal 1 orang mempunyai kapasitas untuk menata kursi di ruangan tersebut sebanyak 50 buah, maka 2 orang pasti dapat menata kursi lebih dari 100 buah. Karena jika 1 orang, jika dia capek, tidak ada yang saling menguatkan, tapi jika 2 orang, mereka bisa saling bergurau, saling bercerita, saling bagi tugas waktu bekerja, sehingga hasil yang diperoleh lebih banyak dibanding dengan kapasitas tiap orang….
2. Dalam menyetir mobil, misal kekuatan 1 orang sendirian untuk menyetir 100 km, maka jika 2 orang mereka akan bisa menempuh jarak lebih dari 200 km, dengan cara bergantian atau dalam perjalanan mereka bisa saling bercerita, bergurau dan lain….
 
Berkat dari sisi kualitas :
Bagaimana mungkin satu orang dapat mengejar seribu orang, dan dua orang dapat membuat lari sepuluh ribu orang….”
Firman Tuhan menulis 1 orang “dapat mengejar” dan 2 orang “dapat membuat lari”.
Berarti jika kita mempunyai rekan dan kesepakatan terjadi maka ADA PELIPATGANDAAN KEMAMPUAN / KAPASITAS
Contoh :
1. Ada suatu soal matematika, jika saya mengerjakan sendiri, maka kemampuan saya bertambah hanya berdasarkan pengalaman saya memecahkan soal itu sendiri (hanya 1 cara saja), jika saya bekerja kelompok minimal 2 orang (setiap orang pasti memiliki cara yang berbeda dalam memecahkan soal), maka dengan mengerjakan satu tugas yang sama, kemampuan saya bertambah sesuai dengan jumlah orang yang saya ajak bekerjasama (jika 2 orang, akan mempunyai 2 cara dalam memecahkan soal tersebut)
2. Dalam merenungkan Firman Tuhan, jika saya merenungkan sendiri, maka saya dapat sesuatu dari apa yang saya renungkan sendiri, tapi jika saya berdiskusi di kelompok sel, maka akan mendapat banyak pengertian dari suatu Firman Tuhan yang sama.
 
Jika anda adalah seorang pemimpin yang ingin mempunyai rekan, lakukan langkah-langkah praktis dibawah ini (ingat akronim TIM) :
T: Tujuan bersama
Harus mempunyai tujuan yang sama / ada kata sepakat
I:Identifikasikan dirimu
Perkenalkan / sampaikan apa yang menjadi kelebihan dan kelemahan kepada rekan-rekanmu, agar dalam suatu tim, terjadi tolong menolong, apa yang menjadi kelebihan seseorang akan dapat menutupi kelemahan orang lain
M : Merendahkan hati
Miliki karakter Kristus yaitu seorang hamba (rendah hati), lihat Flp 2:2-8
 
Tetapi ingatlah!
Tidak semua kesatuan dikehendaki oleh Tuhan, dalam Kej 11:1-9, Tuhan menghancurkan sebuah kesatuan, kenapa? Karena mereka bersatu bukan untuk meninggikan nama Tuhan, tapi untuk kesombongan diri mereka sendiri !!!
 
REAKSI IBLIS TERHADAP KESATUAN YANG BENAR = REAKSI TUHAN TERHADAP KESATUAN YANG SALAH

 

Share |

 

Vision Statement

Schedules

Ibadah

Minggu

  • 08.00-10.00 Ibadah I (Lt. 3)
  • 11.00-13.00 Ibadah II (Lt. 3), with Children Ministry (Lt. 2)

 

Info

A: Jalan Rungkut Mutiara, Kompleks Ruko Grand City B 22/23
T: 031-879 2010
E: info@smcc.or.id

Contact Us

Chatters

  • 23 August 2011 16:51
    [victor] hai all, apa kabar semuanya?

Chit ChatSee All

SMCC © 2010 By SMCC Website Team. This website is built for modern browsers and all times are in WIB