by Victor Julian Lipesik
on 19 August 2010
Part 1 (Bab 1-5)
Author: John C. Maxwell
Pertanyaan Kunci: Apakah Saya Mengembangkan Calon Pemimpin?
Pemimpin besar, yaitu orang-orang yang benar-benar sukses, orang-orang yang berada pada satu persen puncak, semua punya satu hal yang sama. Mereka tahu bahwa memperoleh dan mempertahankan orang yang baik adalah tugas pemimpin yang paling penting. Tiap pemimpin perlu untuk memproduksi pemimpin lainnya. Karena tidak ada seorang yang dapat berhasil dengan kemampuan dirinya sendiri. Bahkan, mereka yang paling dekat dengan pemimpin akan menetapkan tingkat keberhasilan pemimpin tersebut. Potensi pertumbuhan sebuah organisasi berhubungan langsung dengan potensi personelnya.
Menciptakan Iklim Bagi Calon Pemimpin
Pemimpin harus dapat menjadi sarana perubahan lingkungan. Mereka haruslah menjadi thermostat lebih dari pada menjadi thermometer. Bedanya terletak pada kemampuan thermostat untuk mengubah suhu, sedangkan thermometer hanya dapat mengukur suhu. Sikap pemimpin, kalau dipadukan dengan suasana positif dalam organisasi, bisa mendorong orang untuk mencapai hal-hal besar. Jika hal ini terus dilakukan, maka akan membangkitkan momentum. Momentum adalah puncak yang akan menjadi penentu kemenangan.
Iklim seperti apa yang harus diciptakan? (1) Pemimpin harus meneladani kepemimpinan yang mereka inginkan. (2) Berfokuslah pada potensi pemimpin dan organisasi. (3) Berfokuslah pada kebutuhan calon pemimpin. (4) Carilah pemimpin dalam diri orangnya. (5) Letakkan penekanan pada produksi, bukan kedudukan atau jabatan. (6) Berikanlah kesempatan pada pertumbuhan. (7) Pimpinlah (bukan mengurus) dengan wawasan. (8) Lakukanlah hal-hal besar. (9) Lakukanlah upaya lebih pada tim internal (dengan membangun potensi personel yang ada), dan bukan pada mencari agen lepas (orang luar yang sudah terbentuk. (10) Membuat keputusan penting. (11) Membayar harga yang menarik pemimpin.
Tanggung Jawab Utama Pemimpin: Mengidentifikasi Calon Pemimpin
Memilih pemimpin yang tepat sama pentingnya dengan mencetak seorang pemimpin. Dibutuhkan kejelian seorang pemimpin untuk menemukan potensi terpendam yang terdapat pada diri seorang calon pemimpin. Proses pemilihan calon pemimpin harus disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Kemudian, haruslah dimulai dari dalam organisasi yang ada. Apakah ada personel dalam organisasi yang sudah siap. Selain itu, harus dilihat dari beberapa pertanyaan, yaitu, kemampuan calon, sikap calon, siapa yang bersedia dan siapa yang sudah punya track record yang baik?
Kualitas apa yang harus dicari dari seorang pemimpin? Watak, pengaruh, sikap positif, human skill yang baik, bakat kang kentara, catatan prestasi yang terbukti, keyakinan, disiplin pribadi, keahlian berkomunikasi yang efektif, dan rasa yang tidak puas terhadap status quo.
Tugas Terpenting Pemimpin: Memelihara Calon Pemimpin
Seorang pegawai seharusnya tidaklah hanya dibayar dengan gaji. Tapi lebih dari pada itu, hubungan. Teknik BEST adalah pendekatan terbaik untuk mengingatkan kita tentang kebutuhan calon pemimpin. Believe in them, Encourage them, Share with them, Trust them. Berilah teladan. Membina kepercayaan. Perlihatkan sikap transparan. Tawarkan waktu. Menaruh kepercayaan pada orang lain. Berikan dorongan semangat. Perlihatkan konsistensi. Angkatlah harapan tinggi-tinggi. Berikan rasa aman. Berikan imbalan atas prestasi. Dukunglah dalam segi emosional, peralatan, pelatihan, uang. Terus evaluasi mereka, dan berikanlah komitmen diri anda pada diri mereka.
Persyaratan Harian Pemimpin: Memperlengkapi Calon Pemimpin
Proses ini adalah proses yang terus menerus. Pemimpin adalah seperti intan yang harus diasah terus menerus untuk dapat menjadi indah. Proses yang diberikan pun harus sesuai bagi masing-masing calon pemimpin dan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Beberapa pertanyaan di bawah ini haruslah dijawab. Apa tujuan utama organisasi? Apa kebutuhan utama organisasi? Adakah sebuah program latihan untuk memenuhi kebutuhan tersebut? Bidang-bidang mana dalam organisasi yang punya potensi paling besar untuk bertumbuh? Apakah bidang-bidang tersebut sudah mempunyai pemimpin yang tepat untuk menyelesaikan sebuah tugas?
Selain itu, tugas harian pemimpin ini harus disertai dengan pertanyaan pada diri kita sendiri. Apakah saya bersedia untuk menuangkan kehidupan saya ke dalam diri orang lain? Apakah saya berkomitmen kepada organisasi yang memberikan perlengkapan? Apakah saya efektif dalam bidang-bidang yang perlu saya beri perlengkapan? Pernahkah saya mengembangkan daftar prospek calon pemimpin? Praduga apa yang saya buat yang perlu diubah?
Sedangkan pertanyaan yang harus diajukan bagi calon pemimpin adalah, apakah orang ini secara falsafah serasi dengan organisasi dan kepemimpinan saya? Apakah orang ini memperlihatkan kemungkinan untuk bertumbuh? Adakah pertanyaan yang masih harus saya ajukan tentang orang ini? Apakah saya memilih orang ini karena kekuatan yang kentara atau saya tidak melihat kelemahan yang mencolok? Carilah orang dengan kekuatan yang kentara daripada orang yang tanpa kelemahan. Apa kesesuaian calon pemimpin terhadap bidang yang akan dipimpinnya?
Bagaimana caranya? Jalinlah hubungan dengan calon pemimpin. Bagilah impian anda. Minta komitmen. Menetapkan tujuan untuk pertumbuhan. Komunikasikan hal-hal yang menjadi dasar. Berikan teladan, berikan bimbingan, memonitor, berikan motivasi, dan lipatgandakan. Berikanlah juga 3 hal penting berikut ini, yaitu, tanggung jawab, wewenang dan kemampuan bisa diandalkan. Berikan mereka alat yang mereka butuhkan. Memeriksa mereka secara sistematis serta pelatihan secara berkala.
About UsCCContact UsHistoryHOMESermons
SMCC © 2010 By SMCC Website Team. This website is built for modern browsers and all times are in WIB