Dalam kitab Ulangan 28 : 13, Tuhan akan mengangkat kita menjadi pemimpin apabila kita mendengar suara Tuhan dan setia. Pemimpin pasti memiliki pengikut, tetapi pengikut belum tentu punya orang yang dipimpin. Survey membuktikan bahwa pemimpin yang berhasil 15% tergantung pada kemampuannya dan 85% tergantung pada kemampuannya membangun hubungan. Bagaimanakah cara kita membangun hubungan?
Cara menciptakan hubungan :
- Berani menerima semua orang.
Tuhan menerima kita apa adanya, karena itu kita juga harus menerima orang lain apa adanya. Jika ada pemimpin yang menolak orang yang dipimpinnya, orang tersebut tidak akan bisa memimpin. Jika kita hidup benar, ktia bisa menciptakan hubungan dengan semua orang. Pemimpin besar melakukan kesalahan besar waktu dia mengatakan "Orang lain butuh aku", sebenarnya kitalah yang membutuhkan orang lain, karena mayoritas seluruh orang di dunia terdiri dari orang lain. Impian besar selalu dikerjakan oleh banyak orang, bukan dikerjakkan sendiri.
- Berani berfokus pada orang yang kita temui.
Setiap orang yang kita temui memiliki potensi mengajarkan sesuatu pada kita. Jangan biarkan orang datang dalam kehidupan anda, dan waktu dia pergi, dia tidak mendapatkan apa-apa.
- Berani berkorban untuk sebuah hubungan.
Jika kita mau menarik uang di sebuah bank, kita harus memastikan apakah kita menginvestasikan uang kita pada bank tersebut. Jika kita tidak memiliki tabungan di bank tersebut, maka secara otomatis ktia tidak dapat menarik dana yang bukan merupakan hak kita. Begitu pula dengan setiap kita. Setiap manusia memiliki tabungan emosi. Investasikan emosi kita untuk orang lain. Punyai mental memberi, bukan lagi menerima. Dan jika ada seseorang yang memperlakukan kita dengan tidak baik, kita harus memperlaukan orang tersebut jaduh lebih baik dari yang dia laukukan ke kita.
Marilah kita belajar untuk membangun hubungan yang sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.