by Jefri Theresna
on 22 February 2009
seen 275 times
A. Oleh karena itu, penginjilan adalah apakah kasih Allah menjadi motivasi yang paling utama?
Dalam Matius 9:35-36, menggambarkan pelayanan Yesus didalam berhubungan dengan jiwa-jiwa. Belas kasihan menjadi motivasi bagi pekerjaan pelayanan Yesus. Kita bisa lihat diayat ini bahwa mudah sekali mujizat di lepaskan waktu muncul belas kasihan.
Aksi Yesus dalam memenangkan jiwa selalu Dia mulai dari hatiNya. Kita akan kehilangan banyak hal kalau kita tidak melakukan dengan hati yang mengasihi. Bahkan Allah pun menginjili dunia ini dengan kasihNya.
B. Bagaimana Allah menjangkau kita??
Dalam Yoh 15:12-13, Allah menjangkau kita melalui anakNya Yesus dengan menjadikan diriNya sahabat kita.
Lukas 7:34 disebutkan Yesus sahabat orang berdosa. Yesus memenangkan jiwa-jiwa dengan persahabatan. Bahkan orang berdosa sangat betah dan nyaman di dekat Yesus.
Sharing:
Ajak setiap anggota CC untuk sharing pengalaman mereka memenangkan jiwa.
(Dalam membawakan materi ini, sangat diharapkan pembawa firman juga berbagi pengalaman dan mengimpartasikan hati akan jiwa-jiwa).
C. Apa konsekuensinya kalau penekanan kita kepada penginijilan persahabatan??
Kita bisa melihatnya dalam Amsal 17:17, yaitu kita mengembangkan sebuah kualitas membangun hubungan. Artinya kualitas atau kemampuan menjadikan diri kita diterima orang lain sebagai sahabat.
Bahan perenungan untuk setiap orang :
1. Apakah kita masih melakukan penginjilan dengan hati?
2. Apakah pribadi kita cukup mengesankan bagi orang lain? Atau malah sebaliknya pribadi kita cuek, masa bodoh dan tidak peduli?
TARGET : Selama sebulan ini ajak setiap orang komitmen untuk membangun hubungan paling tidak dengan 1 orang berdosa, belum Kristen menjadikan orang tersebut sahabat.
SMCC © 2010 By SMCC Website Team. This website is built for modern browsers and all times are in WIB